Skip to main content
DARJOTO SETYAWAN

Ketua

Profil lengkap dapat dilihat di bagian profil Dewan Komisaris.


TSUN TIEN WEN LIE

Anggota

Warga Negara Indonesia berusia 53 tahun, yang menjabat sebagai Anggota Komite Audit mulai 2009. Sampai saat ini Beliau masih aktif sebagai konsultan pajak juga penasehat keuangan. Sebelum bergabung dengan CITA, Beliau pernah bergabung dengan Grup Jalin, PT Bintang Toedjoe, PT Alberta Investment, Grup Inter World, PT Bira Aset Manajemen, PT Bank Bira, dan di Kantor Akuntan Publik Prasetio, Utomo & Co.

 


TONI SETIOKO

Anggota

Warga Negara Indonesia berusia 54 tahun, yang menjabat sebagai Anggota Komite Audit mulai 2009. Sampai saat ini Beliau juga menjabat sebagai Principal Adviser dan pemilik PT Fides Pro Consulting. Beliau memiliki pengalaman di bidang Audit, Akuntansi, Keuangan, Pasar Modal, dan Perpajakan pada beberapa Perusahaan antara lain PT Inti Salim Corpora, Prasetio Utomo & Co (Arthur Andersen) dan PT Vickers Ballas Indonesia. Beliau meraih gelar Sarjana Akuntansi dari Universitas Katolik Parahyangan Bandung serta memiliki Piagam Akuntan Register Negara dan Sertifikat Konsultan Pajak tingkat C.

YUSAK LUMBA PARDEDE

Sekretaris Perusahaan

Menjabat sebagai Sekretaris Perusahaan sejak tahun 2007. Beliau juga merupakan Direktur CITA sejak tahun 2015. Profil mengenai Sekretaris Perusahaan tercantum di bagian profil Direksi.

 

 

Hukum dan ketertiban harus ada dalam bisnis pertambangan untuk menjamin bahwa, sebagai produsen bauksit dan alumina, kita melindungi kesehatan, kesejahteraan, serta hukum dan hak asasi manusia sebanyak kita mengamankan operasi bisnis kita. Kegagalan untuk mematuhi kebijakan dan standar yang ada dapat merusak reputasi perusahaan dan meningkatkan risiko konsekuensi hukum yang tidak diinginkan.

a. Kode etik

Kami telah mengembangkan dan menetapkan standar etika untuk semua staf kami sebagaimana diuraikan dalam Kode Etik, yang dipublikasikan di situs web kami, sebagai ekspresi komitmen CITA terhadap pelaksanaan kegiatan bisnis dan operasi berdasarkan etika dan integritas. Kode Etik adalah kumpulan prinsip perusahaan dan etika bisnis yang berusaha untuk meningkatkan kesadaran dan pengaruh, membimbing, mengontrol, dan membentuk perilaku untuk membantu pencapaian visi dan misi CITA dengan memastikan perilaku yang tepat ada di semua tingkatan CITA.

Unduh Kebijakan Code of Conduct

 

B. Perizinan

CITA memastikan bahwa kami mematuhi setiap peraturan, undang-undang, dan aturan yang ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia untuk industri pertambangan bauksit.

PT CITA MINERAL INVESTINDO Tbk

 

KEBIJAKAN KESELAMATAN, KESEHATAN KERJA,

LINGKUNGAN HIDUP, HUBUNGAN SOSIAL DAN TATA KELOLA PERUSAHAAN

 

PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA) mempunyai komitmen untuk mencapai kinerja yang terbaik dan mengedepankan Keselamatan Kerja, Lingkungan, Hubungan Sosial, dan Tata Kelola Perusahaan pada setiap kegiatannya, dan meyakini bahwa setiap kecelakaan dan kerusakan lingkungan dapat dicegah melalui komitmen bersama dan pemilihan teknologi yang tepat, serta sumber daya manusia yang kompeten di dalam bekerja.

CITA mempunyai lokasi usaha pertambangan bauksit dan proses pengolahan dan pemurnian bijih bauksit, melalui entitas asosiasinya PT Well Harvest Winning Alumina Refinery (WHW) di Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat.

CITA mempunyai komitmen untuk :

  1. Mematuhi ketentuan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia dan pemegang saham terkait Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), Sosial Kemasyarakatan, serta persyaratan perizinan termasuk yang telah ditetapkan dalam dokumen Rencana Pengelolaan Lingkungan (RKL) & Rencana Pemantauan Lingkungan (RPL) selama kegiatan Eksplorasi, Operasi Produksi Penambangan dan Pengolahan dan Pemurnian Bijih Bauksit. 

  2. Menyampaikan dan memastikan ketersediaan sumberdaya manusia yang optimal dalam pelaksanaan program K3 yang terintegrasi dalam setiap tahapan pekerjaan.

  3. Membuat dan menjalankan sistem manajemen mutu di dalam bekerja, berupa petunjuk umum, prosedur dan standar kerja sesuai area kerja CITA.

  4. Melakukan kegiatan berkala dalam identifikasi dan mengontrol risiko K3, perlindungan lingkungan, dan keamanan serta meningkatkan efektivitasnya serta mencegah dampak sosial yang tidak diinginkan.

  5. Melakukan pelatihan yang terprogram dan terjadwal untuk memastikan tingkat kompetensi yang diharapkan agar terciptanya lingkungan kerja yang sehat, aman dan nyaman.

  6. Melakukan usaha perbaikan dan atau peningkatan kinerja secara berkelanjutan untuk mencapai kinerja Keselamatan, Kesehatan, Keamanan Kerja, perlindungan lingkungan hidup dan sosial yang terbaik.

  7. Melibatkan partisipasi seluruh pekerja dalam setiap kegiatan Keselamatan, Kesehatan dan Keamanan Kerja dan perlindungan lingkungan hidup.

  8. Berperilaku profesional dalan setiap pekerjaan dan meningkatkan kinerja.

  9. Ikut berpartisipasi dalam upaya tanggung jawab sosial perusahaan dan menjaga hubungan baik dengan masyarakat sekitar melalui penerapan Lima Pilar Pembangunan Kemasyarakatan.

KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA

CITA bertekad untuk menciptakan dan menyediakan lingkungan kinerja yang aman bagi karyawan dan kontraktornya atau pihak lain yang terkait dengan aktivitas perusahaan. Hal ini bertujuan untuk :

  • Pencegahan dari kecelakaan yang berakibat kematian (fatality).

  • Pencegahan dari cedera berat maupun ringan.

  • Pencegahan dari kerusakan harta benda (property damage) akibat dari kecelakaan, kesalahan pengoperasian, kurangnya perawatan dan/atau kurangnya pengawasan.

  • Menurunkan angka kesakitan karyawan (morbidity rate) dan hilang hari kerja akibat sakit dan menjalankan program promosi kesehatan kerja bagi karyawan dan kontraktor.

  • Perusahaan beserta karyawannya dan kontraktor, memiliki tanggung jawab bersama untuk bekerja aman dan sehat sesuai dengan prosedur dan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

  • Menciptakan lingkungan kegiatan konstruksi maupun operasi produksi yang kondusif di mana karyawan beserta kontraktornya dapat melaksanakan kerja secara efisien, aman serta bebas dari kegiatan yang berakibat kehilangan atau terhentinya kegiatan konstruksi dan atau operasi produksi.

PERLINDUNGAN LINGKUNGAN HIDUP

CITA dalam dalam melaksanakan setiap tahapan kegiatan mempertimbangkan perlindungan lingkungan hidup meliputi :

  • Perusahaan dan kontraktor dalam menjalankan kegiatannya wajib mengikuti rencana pengelolaan lingkungan (RKL) dan rencana pemantauan lingkungan (RPL) serta perijinan pengelolaan lingkungan hidup yang telah disetujui pemerintah Republik Indonesia.

  • Pengelolaan lingkungan yang dapat membantu perbaikan perubahan iklim.

  • Pertimbangan penggunaan sumberdaya air dan energi yang efisien.

  • Membuka lahan sesuai keperluan dan melakukan kegiatan dengan meminimalkan gangguan terhadap keanekaragaman hayati.

  • Pencegahan dan/atau mengurangi pencemaran atau dampak limbah padat, cair dan gas akibat kegiatan perusahaan dan penggunaan Bahan Berbahaya dan Beracun (B3).

  • Perusahaan beserta karyawan dan kontraktornya turut bertanggung jawab dalam menjaga kebersihan lingkungan kerja dan tempat tinggal.

  • Perusahaan dalam menjalankan perlindungan lingkungan melalui koordinasi yang baik antara karyawan dengan mitra kerja.

KEAMANAN

CITA menjadikan wilayah operasi dan sekitarnya sebagai lingkungan kerja yang aman dan kondusif bagi kegiatan. Hal ini meliputi :

  • Tanggung jawab bersama untuk menciptakan kondisi keamanan yang kondusif di tempat kerja.

  • Pengamanan aset fisik maupun non fisik di lingkungan kerja CITA.

  • Menerapkan konsep pengamanan terpadu yang memadukan unsur pengamanan internal dan eksternal untuk memastikan kegiatan konstruksi dan operasi CITA berjalan aman.

HUBUNGAN SOSIAL

  • Memberikan nilai tambah terhadap para pemangku kepentingan melalui pelaksanaan kegiatan pemberdayaan masyarakat pada operasi Perusahaan di Kabupaten Ketapang Provinsi Kalimantan Barat yang berorientasi pada penerapan Lima Pilar program yaitu bidang Pendidikan, Kesehatan, Usaha Ekonomi Produktif, Sosial Budaya, Infrastruktur serta selalu menjaga hubungan yang harmonis bersama seluruh pemangku kepentingan.

  • Mengutamakan penggunaan tenaga kerja lokal disekitar lokasi kerja sesuai dengan kompetensi pekerjaan yang dibutuhkan.

  • Menjaga kearifan dan budaya lokal dalam setiap operasi Perusahaan. 

TATA KELOLA PERUSAHAAN

  • CITA dalam operasinya berupaya untuk menyelenggarakan prinsip tata kelola perusahaan yang baik dalam setiap aktivitas Perusahaan untuk dapat menciptakan iklim usaha yang dapat dipertanggungjawabkan sejalan dengan prinsip demokrasi dan pasar yang efisien sejalan serta terhindar dari praktek korupsi.

  • Mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia, anggaran dasar dan rumah tangga serta keputusan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan.

  • Perusahaan melakukan evaluasi secara berkala terkait kebijakan, prosedur dan instruksi kerja yang ada untuk memastikan operasi perusahaan berjalan sesuai perkembangan bisnis Perusahaan.

  • Perusahaan dalam menjalankan praktek tata kelola perusahaan meminimalkan dampak negatif dan memaksimalkan peluang yang menguntungkan.

  • Perusahaan menerapkan dan melakukan sosialisasi atas kode etik ke seluruh anggota Dewan Komisaris, Dewan Direksi dan karyawan serta entitas anak Perusahaan. Seluruh kode etik Perusahaan berlaku kepada semua jenjang jabatan tanpa terkecuali.

  • Perusahaan mengakui hak dan asasi manusia di dalam praktek operasionalnya tanpa membedakan suku, agama dan budaya termasuk kesetaraan gender serta tidak mempekerjakan tenaga kerja di bawah usia 18 tahun.

Pelaksanaan komitmen tersebut diatas dilakukan dan didukung secara bersama dan dilakukan peninjauan ulang secara berkala dalam kegiatan tinjauan manajemen, evaluasi kinerja dan sesuai perkembangan bisnis Perusahaan.

Integritas sangat penting bagi kami, sebagai bagian dari nilai-nilai perusahaan induk kami (HARITA). Kami percaya bahwa mematuhi kode moral yang ketat merupakan keberhasilan dan keberlanjutan perusahaan. Kami telah menerapkan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik (GCG) – keterbukaan, akuntabilitas, tanggung jawab, independensi, serta kewajaran dan kesetaraan – untuk menjaga lingkungan yang beretika di semua lini bisnis.

Kebijakan Kami:

  1. Kebijakan Anti Korupsi

  2. Kebijakan Anti Money Laundering

  3. Kebijakan Sangsi

  4. Kebijakan Whistleblowing

  5. Kebijakan Managemen Resiko

  6. Kebijakan tentang Seleksi dan Peningkatan Kemampuan Pemasok atau Vendor

Kami percaya bahwa kami harus menjaga hubungan yang terbuka dan transparan dengan pemangku kepentingan utama. Karena tidak ada entitas yang dapat menjalankan bisnis dengan menjadi "serigala tunggal" atau aktor yang terisolasi, kami percaya memiliki rencana pengelolaan pemangku kepentingan yang baik yang memungkinkan kami untuk berkomunikasi bagaimana bisnis kami mempengaruhi pemangku kepentingan kami dan bagaimana perspektif mereka dapat membantu kami tumbuh sebagai Perusahaan

Berbagai metode dan praktik diterapkan secara berkala untuk memastikan kami menjaga hubungan dengan pemangku kepentingan utama kami. Topik komunikasi utama kami adalah upaya keberlanjutan dan pencapaian bisnis kami.

Tidak lagi cukup hanya memastikan kepatuhan dan keberlanjutan hukum CITA sendiri. Orang-orang yang berbisnis dengan kita adalah perpanjangan dari nilai-nilai kita.

Untuk memiliki mitra bisnis yang menjunjung tinggi nilai keberlanjutan yang sama atau serupa dengan kami, CITA mengambil langkah ekstra dalam mengkomunikasikan harapan dan mempertahankan hasil. Hingga tahun 2020, CITA berfokus untuk memastikan praktik tata kelola yang baik, mulai dari kepatuhan hukum kontraktor  dan rantai pasokan langsung kami.

Kondisi tempat kerja harus "mengasuh" dalam arti mempromosikan kesuksesan dan kesejahteraan mental. Selain mempertahankan standar penting untuk kesehatan dan keselamatan, lingkungan kerja memiliki peran yang sangat diperlukan dalam menentukan seberapa termotivasi dan bahagianya karyawan serta seberapa produktif dan efisiennya mereka.

CITA memperlakukan hak asasi manusia dan kebebasan fundamental dengan sangat serius dan memasukkannya ke dalam aturan bisnis yang diberlakukan pada semua rekanan. Pemberantasan pekerja anak dan kerja paksa merupakan masalah penting bagi masyarakat internasional, dan CITA melakukan bagiannya dalam menyelesaikan masalah ini dalam kemampuan bisnis kami. CITA tidak akan mentolerir pekerja anak dan kerja paksa dalam keadaan apapun

Etika bisnis CITA dan nilai-nilai yang terkandung dalam pernyataan Induk Perusahaan (HARITA) terhadap nilai-nilai, diterjemahkan sebagai Humility, Achievement-oriented, Respect for every individual, Integrity, Teamwork   dan   Accountability.

CITA memastikan dan mempertahankan persamaan hak di tempat kerja. Kami menerapkan ini pertama dan terutama melalui rekrutmen yang adil, yang dinyatakan sebagai prinsip tanpa diskriminasi dalam Peraturan Perusahaan kami .

 

Tercantum di antara lima misi Perusahaan adalah komitmen kami untuk menerapkan Kebijakan Kesehatan, Keselamatan dan Lingkungan (K3L) dan tanggung jawab terhadap lingkungan. Kami berusaha untuk terus meningkatkan kesehatan dan keselamatan kerja bagi semua karyawan di seluruh kegiatan operasional, yang melibatkan semua vendor dan kontraktor melalui komitmen yang disepakati.

Laporan OHSE tahunan kami untuk tahun 2020 tersedia untuk kedua lokasi penambangan (Air Upas dan Sandai), yang menunjukkan catatan kesehatan karyawan setiap bulan sepanjang tahun, termasuk jumlah kasus dan insiden, jenis penyakit, dan diagnosis. Audit rutin juga dilakukan di setiap lokasi, mengevaluasi dan mencatat aspek keselamatan.

Kami sangat memperhatikan tanggapan kami terhadap pandemi COVID-19. Kepedulian kami tercermin melalui kebijakan yang telah kami buat, implementasi selanjutnya, dan pemantauan berkelanjutan kami terhadap infeksi COVID-19. Kami telah memberlakukan SOP penanganan COVID-19 yang mencakup skrining dan pemantauan jumlah kasus serta vaksinasi. 

Kerangka tata kelola yang baik, agar komprehensif dan handal, harus mencakup kebijakan dan praktik transparansi dan pengungkapan. Semua informasi penting tentang bisnis yang tidak dinilai rahasia, termasuk status keuangan dan kinerjanya, harus diungkapkan secara tepat waktu dan akurat untuk memberikan kesempatan kepada pemegang saham, pemangku kepentingan, dan calon investor untuk membuat keputusan yang tepat.

Laporan berikut dapat dilihat dari situs web kami melalui halaman 'Laporan'

·Laporan tahunan, sejak 2016
·Laporan keuangan tahunan, sejak 2016
·Laporan keuangan tengah tahunan, sejak 2016
·Ikhtisar keuangan, sejak 2016.

CITA juga tunduk pada kewajiban pengungkapan berkelanjutan berdasarkan peraturan OJK dan BEI yang relevan dan di mana pengungkapan yang relevan harus dilakukan di situs web BEI, pengungkapan publik yang dilakukan oleh CITA juga dapat ditemukan di situs web BEI. Untuk informasi lebih lanjut mohon dapat membuka tautan berikut.